GASANTANA - Galunggung Sakti Nusantara Kencana
Artikel JEJAK SEJARAH NUSANTARA

DJEJAK SEJARAH KERAJAAN GALUNGGUNG

14 Juni 2026
Hadi Permana Sofyan
14 dilihat
DJEJAK SEJARAH KERAJAAN GALUNGGUNG

Gasantana.com_Tasikmalaya Minggu 14/06/2026 13:50 WIB // JEJAK SEJARAH NUSANTARA


DJEJAK SEJARAH KERAJAAN GALUNGGUNG


Kerajaan Galunggung adalah kerajaan bercorak Hindu di Tatar Sunda yang didirikan pada tanggal 21 Agustus 1111 Masehi (13 Bhadrapada 1033 Saka) dengan penguasa pertama seorang wanita bernama Batari Hyang. Kerajaan ini terletak di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat, dan berstatus sebagai rajyamandala atau kerajaan bawahan dari Kerajaan Galuh.


Berikut adalah jejak sejarah penting dari Kerajaan Galunggung yang terekam dalam prasasti dan naskah kuno:


1. Asal-Usul Kabuyutan


Sebelum menjadi kerajaan formal, wilayah ini merupakan sebuah Kabuyutan Galunggung. Tempat ini adalah kawasan suci dan pusat spiritual keagamaan bagi masyarakat Sunda kuno. Wilayah disucikan ini sangat dihormati karena dianggap sebagai tempat tinggal para leluhur.


2. Prasasti Geger Hanjuang


Bukti arkeologis terkuat mengenai berdirinya kerajaan ini adalah Prasasti Geger Hanjuang. Prasasti ini ditemukan di bukit Geger Hanjuang, Desa Linggawangi (sekarang Linggamulya), Leuwisari, Tasikmalaya. Isinya menyebutkan tentang Batari Hyang yang membuat parit pertahanan di ibu kota Rumantak untuk memperkuat keamanan kerajaan.


3. Naskah Amanat Galunggung


Peninggalan berupa naskah kuno ini berisi ajaran moral, etika, dan spiritual dari era Galunggung. Beberapa poin penting dalam Amanat Galunggung meliputi:


Menjaga Tanah Sakral: 

Perintah untuk mempertahankan wilayah kabuyutan agar tidak jatuh atau dikuasai oleh orang asing.


Keberkahan Turun-Temurun: 

Keyakinan bahwa siapa saja yang menjaga tanah suci tersebut akan mendapatkan kesaktian dan kejayaan.


Pedoman Hidup: 

Ajaran ini sangat dihormati, bahkan tetap menjadi ajaran resmi negara hingga era Prabu Siliwangi di Kerajaan Pajajaran.


4. Silsilah Pemerintahan


Kerajaan Galunggung tercatat bertahan hingga 6 generasi raja setelah kepemimpinan Batari Hyang. Seluruh penguasa tersebut masih berada dalam satu garis keturunan sang pendiri dan terus mempertahankan fungsi Galunggung sebagai pusat spiritualitas Sunda.


Gasantana.com_Tasikmalaya Minggu 14/06/2026 13:50 WIB // JEJAK SEJARAH NUSANTARA // DJEJAK SEJARAH KERAJAAN GALUNGGUNG


Bagikan artikel ini:

Artikel Terkait

DJEJAK SEJARAH SUKABUMI 14 JUNI 2026
14 Juni 2026
JEJAK SEJARAH NUSANTARA

DJEJAK SEJARAH SUKABUMI 14 JUNI 2026

Gasantana.com // Minggu 14/06/2026 11:00 WIB // DJEJAK SEJARAH SUKABUMI 14 JUNI 2026MERAWAT MEMORI L...

Baca Selengkapnya
DJEJAK SEJARAH TASIKMALAYA HARI INI 14 JUNI 2026
14 Juni 2026
JEJAK SEJARAH NUSANTARA

DJEJAK SEJARAH TASIKMALAYA HARI INI 14 JUNI 2026

Gasantana.com // Minggu 14/06/2026 // DJEJAK SEJARAH TASIKMALAYA HARI INI Melihat hari ini, 14 ...

Baca Selengkapnya
DJEJAK SEJARAH HARI INI 14 JUNI DJAKARTA FAIR 1968 ATAU PEKAN RAYA DJAKARTA
14 Juni 2026
JEJAK SEJARAH NUSANTARA

DJEJAK SEJARAH HARI INI 14 JUNI DJAKARTA FAIR 1968 ATAU PEKAN RAYA DJAKARTA

Gasantana.com // Minggu 14/Juni/2026 // SEJARAH DJAKARTA FAIR 1968 ATAU PEKAN RAYA DJAKARTA1968 ...

Baca Selengkapnya

Berlangganan Newsletter Kami

Dapatkan artikel terbaru dan informasi tentang kegiatan konservasi langsung di inbox Anda.

DJEJAK SEJARAH KERAJAAN GALUNGGUNG - GASANTANA
Tentang Kami Galeri Kontak
Bahasa
Mode Gelap