GASANTANA - Galunggung Sakti Nusantara Kencana
Artikel TIM EXSPEDISI GASANTANA

PRASASTI GEGER HANJUANG

09 Mei 2026
Hadi Permana
12 dilihat
PRASASTI GEGER HANJUANG

GASANTANA.COM // Senin 4 Mei 2026 Galunggung Tasikmalaya // PRASASTI GEGER HANJUAN RAWA DESA LINGGAWANGI KECAMATAN LEUWISARI KABUPATEN TASIKMALAYA JAWA BARAT


Prasasti Geger Hanjuang atau Prasasti Rumantak adalah prasasti batu peninggalan Kerajaan Galunggung yang ditemukan di bukit Geger Hanjuang Desa Linggawangi Kec Leuwisari Kab Tasikmalaya pada 1877, prasasti beraksara kawi dan bahasa sunda kuno dan ini menandai berdirinya kerajaan Galunggung oleh Batari Hyang Pada Abad Ke 12 Sekitar 1111 Masehi.


Berdasarkan documen dari Dinas Pendidikan dan kebudayaan kabupaten tasikmalaya, situs geger hanjuang memiliki luas 2.986 Meter Persegi, dilokasi situs ditemukan prasasti yang juga dinamakan prasasti Geger Hanjuang.


Ini merupakan bukti otentik tertua sejarah kabupaten tasikmalaya, yang menempatkan kerajaan galunggung sebagai kerajaan mandiri namun memiliki kaitan dengan kerajaan galuh, Tulisan pada prasasti ini dianggap lebih tua dibandingkan dengan yang ada prasasti kawali , setiap tahun sering diadakan napak tilas dilokasi penemuanya untuk memperingati berdirinya pusat pemerintahan galunggung.


Prasasti ini memuat tiga baris tulisan isinya menandai kepemimpinan Batari Hyang ( Seorang Ratu ) yang mendirikan kerajaan rumantak

 ( ibukota Galunggung ), serta berkaitan dengan pembangunan pertahanan.


KESIMPULAN bahwa situs prasasti Geger Hanjuang merupakan warisan sejarah budaya Nusantara yang berada di daerah tasikmalaya harus kita jaga, dan juga kita lestarikan, apalagi nilai terkandung dalam prasasti tersebut yang menandai suatu kepemimpinan seorang Batari Hyang seorang Ratu Wanita yang mendirikan bangunan Parit Pertahanan Kerajaan Di Rumantak ( Pusat Pemerintahan Kerajaan Galunggung  ) dan jelas dengan kepemimpinan seorang Ratu Wanita Dikerajaan Galunggung Menandakan Toleransi Emansipasi Wanita yang ikut serta dalam memimpin suatu wilayah besar sangat berarti dikerajaan galunggung di abad ke 12 1111 M.

Bagikan artikel ini:

Artikel Terkait

Kawah Purba Galunggung sebagai Objek Kajian Multidisipliner  Geologi, Arkeo-Historis Sunda, dan Fenomenologi Spiritualitas
07 Maret 2026
TIM EXSPEDISI GASANTANA

Kawah Purba Galunggung sebagai Objek Kajian Multidisipliner Geologi, Arkeo-Historis Sunda, dan Fenomenologi Spiritualitas

GASANTANA.Com | Kawah Purba Galunggung sebagai Objek Kajian MultidisiplinerGeologi, Arkeo-Historis S...

Baca Selengkapnya
Jejak Kompleks Militer Jepang di Cireunghas Sukabumi: Kajian Awal atas Situs Pertahanan dan Industri Perang Masa Pendudukan Jepang (1942–1945)
07 Maret 2026
TIM EXSPEDISI GASANTANA

Jejak Kompleks Militer Jepang di Cireunghas Sukabumi: Kajian Awal atas Situs Pertahanan dan Industri Perang Masa Pendudukan Jepang (1942–1945)

GASANTANA.Com | Jejak Kompleks Militer Jepang di Cireunghas Sukabumi: Kajian Awal atas Situs Pertaha...

Baca Selengkapnya
Gunung Galunggung: Keanekaragaman Hayati, Dinamika Vulkanik, Pemulihan Ekosistem, dan Dimensi Budaya Masyarakat Sunda
07 Maret 2026
TIM EXSPEDISI GASANTANA

Gunung Galunggung: Keanekaragaman Hayati, Dinamika Vulkanik, Pemulihan Ekosistem, dan Dimensi Budaya Masyarakat Sunda

GASANTANA.Com | Gunung Galunggung: Keanekaragaman Hayati, Dinamika Vulkanik, Pemulihan Ekosistem, da...

Baca Selengkapnya

Berlangganan Newsletter Kami

Dapatkan artikel terbaru dan informasi tentang kegiatan konservasi langsung di inbox Anda.

PRASASTI GEGER HANJUANG - GASANTANA
Tentang Kami Galeri Kontak
Bahasa
Mode Gelap